Rabu, 14 Juli 2021

Mengenal tentang Fungsi dan Fitur Google Analytic


Apa itu Google Analytic ?

Menurut istilah, Google Analytics (GA) adalah tool berbasis analitik yang dikembangkan untuk menampilkan data trafik web secara berkala dengan berbagai metrik yang ada. Selain itu, GA juga menyediakan berbagai data terkait informasi performa beberapa halaman situs mulai dari trafik, demografi, konten populer, user flow, dan lain sebagainya.


Fungsi dari Google Analytic

  • Reporting, Menyediakan laporan data secara akurat dari sudut pandang website yang berpedoman pada teknik SEO (Search Engine Optimization). Hasil reporting data dapat ditampilkan melalui dukungan grafik dan diagram yang memudahkan anda dalam membaca dan memahami setiap metrik yang ada.
  • Menyajikan Fitur Analisis Akurat yang tinggi, apabila anda mengkomparasikan dengan penggunaan GSC atau Google Search Console. Jika data GSC lebih mengarah pada sudut pandang dari sisi mesin pencari, maka GA mempunyai sudut pandang dari segi SEO dan website itu sendiri.
  • Memvisualisasikan Data secara Terstruktur, karena anda dapat mengakses GA dalam perangkat mobile (Android, IOS) atau tablet. Proses penggambaran alur data menjadi lebih jelas dan dapat menentukan beberapa parameter yang benar-benar dibutuhkan oleh bisnis atau produk.
  • Monitoring Data Collection and Management, GA juga mendukung penggunaan dari library JavaScript, SDK Application, serta Open Measurement Protocol. Protokol tersebut dapat memungkinkan anda dalam mengimpor data pada berbagai macam aplikasi pihak ketiga dengan menghubungkan jaringan internet.


Fitur-Fitur Google Analytic

  • Overview (Organizations)
Memiliki fungsi, yaitu mengelompokkan berbagai kebutuhan produk serta metrik untuk diukur ke dalam satu folder saja. Kemudian, terdapat account untuk menangani keperluan pembuatan akun ke dalam layanan analytics. Selanjutnya, property memiliki sebutan sebagai objek yang setiap matriksnya dipantau dan dianalisa ke dalam GA. Objek tersebut dapat berupa website, web app, mobile apps. View adalah istilah lain yang mendefinisikan sebuah data spesifik yang diinginkan oleh pengguna pada property. Dan yang terakhir terdapat istilah penting seperti bounce rate yang berarti jumlah persentase user yang meninggalkan halaman website tanpa melakukan interaksi apapun di dalamnya.

  • Audience

Dimana menampilkan beberapa matriks penting seperti laporan data demografi, informasi geografis dari pengunjung, teknologi, hingga bahasa yang digunakan. Pada bagian ini kamu bisa melihat jumlah dan persentase antara pengguna baru dan lama dari periode waktu yang ingin diketahui, jumlah tayangan halaman, jumlah halaman dibuka dalam satu sesi, jumlah sesi per pengguna, bounce rate, dan sistem operasi yang digunakan pengunjung website. 

  • Acquisition All Traffic

Menu ini berfungsi untuk memberitahukan mengenai hal apa saja yang ingin diketahui terkait faktor penting yang membuat user atau web visitor masuk dan mengunjungi website anda. Anda juga dapat menghubungkan tools analytics ini dengan teknologi Google Adwords untuk mengetahui beberapa aspek terkait PPC (Pay Per Click). Data acquisition all traffic dapat memberikanmu informasi sumber datangnya traffic ke website, misalnya organic search (melakukan pencarian langsung di Google), direct atau kunjungan langsung, kunjungan dari media sosial, maupun referral. Data ini berfungsi menunjukkan seberapa banyak halaman dalam website-mu mendatangkan pengunjung dalam satu waktu. 

  • Behavior

Pada menu ini akan ditampilkan terkait konten situs anda seperti tampilan informasi berkaitan dengan halaman web teratas, exit page, average time per page, dan lain sebagainya. Anda juga dapat mendapatkan data yang berhubungan dengan keyword (kata kunci) yang paling banyak dicari oleh user dan page speed setiap halaman web anda.

  • Conversions

Fitur yang berfungsi untuk melihat berapa banyak jumlah konversi yang diterima oleh website dan URL anda. Bentuk konversi ini dapat diperoleh melalui organic search, medium, dan media sosial.

Sumber : 



Selasa, 13 Juli 2021

Konsep Pengukuran Web dan Esensi Analisis Web


Kesimpulan 

Dimana harapan, kepuasan pelanggan dan kualitas layanan yang dapat diukur dari kualitas. 5 kriteria pada Metode Servqual yaitu Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, Emphaty. Sedangkan Webqual memiliki 3 kriteria yaitu, Information Quality, Service Interaction Quality, Usability. Dapat digunakan untuk menganalisis kualitas beberapa website, baik internal maupun eksternal.

Kualitas pelayanan berbelanja online akan tercapai, bila didalamnya ada 7 dimensi e-serqual, yang terdiri dari reliabilitas, efisiensi, fulfillment, privasi, daya tanggap, kompensasi dan kontak. Sedangkan kriteria untuk mengukur peringkat Webometric yaitu : 
  • Ukuran Website (Size), yaitu jumlah halaman yang terindex oleh Google, Yahoo, dan Exalead. Perolehan score sebesar 20% dari total traffic kunjungan.
  • Ketertampakan Website (Visibility), yaitu jumlah seluruh tautan ekternal yang unik dan terdeteksi oleh Google, Yahoo Search. Perolehan score sebesar 50% dari total traffic kunjungan.
  • Rich Files (R), banyaknya file yang memiliki tingkat relevansi terhadap aktivitas akademik dan publikasi ilmiah, dalam bentuk : Adobe Acrobat (.pdf), PostScript (.ps), MS. Word (.doc) dan Powerpoint (.ppt). Perolehan score sebesar 15% dari total traffic kunjungan.
  • Scholar (Sc), paper, karya ilmiah dan kutipan-kutipan yang ditemukan dalam Google Scholar. Perolehan score sebesar 15% dari total traffic kunjungan.


Esensi Analisis Web

  • Pengumpulan data (Collection of data) :  Untuk mengumpulkan data.
  • Memproses data menjadi informasi (Processing of data into information) : Untuk mengambil data dan menyesuaikannya dengan informasi, terutama metrik.
  • Mengembangkan KPI (Developing KPI) : Berfokus pada penggunaan rasio (jumlah) dan menanamkannya dengan strategi bisnis, yang disebut sebagai indikator kinerja utama (KPI). 
  • Merumuskan strategi online (Formulating online strategy) : Berkaitan dengan tujuan, sasaran, dan standar online untuk organisasi atau bisnis.


Teknologi analisis web

  • Analisis web di luar situs mencakup pengukuran potensi audiens (peluang) situs web, pangsa suara (visibilitas), dan buzz (komentar) yang terjadi di Internet secara keseluruhan.
  • Analisis web di tempat, mengukur kinerja situs web Anda dalam konteks komersial. Data ini biasanya dibandingkan dengan indikator kinerja utama yang digunakan untuk meningkatkan respon audiens situs web atau kampanye pemasaran. Contoh layanannya yaitu Google Analytics dan Adobe Analytics.


Sumber data analitik web

Tujuan mendasar dari analisis web adalah untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang terkait dengan lalu lintas web dan pola penggunaan. Data terutama berasal dari 4 sumber yaitu :
  • Data permintaan HTTP : Berasal dari pesan permintaan HTTP.
  • Tingkat jaringan, server menghasilkan data : bukan bagian dari permintaan HTTP, tetapi diperlukan untuk transmisi permintaan yang berhasil. Contohnya, alamat IP pemohon.
  • Data tingkat aplikasi : Dihasilkan dan diproses oleh program, seperti JavaScript, PHP, dan ASP.Net. Ini biasanya ditangkap oleh log internal daripada layanan analisis web publik.
  • Data eksternal : Contohnya, alamat IP biasanya dikaitkan dengan wilayah Geografis dan penyedia layanan internet, data kampanye surat langsung, penjualan dan riwayat timah, atau tipe data lain yang diperlukan.

Metode Servqual dan Webqual dalam Analisis Web


Definisi dan Contoh Metode Servqual

Metode ini dikembangkan oleh Berry, Zeithaml, dan Parasuraman (1990). Dimana harapan, kepuasan pelanggan dan kualitas layanan mempunyai hubungan yang dapat diukur dari kualitas pelayanannya (service quality), kepuasan dihitung dengan membandingkan prediksi dan persepsi dari pelanggan. Dalam kuesioner yang disebar nantinya akan terdapat penilaian pelanggan terhadap 2 bagian penting yaitu : Bagian Ekspektasi, yang memuat pertanyaan-pertanyaan untuk mengetahui dengan pasti harapan umum dari konsumen terhadap sebuah jasa. Bagian Persepsi, memuat pertanyaan untuk mengukur pandangan konsumen terhadap perusahaan dengan kategori tertentu. Serta Gap diantara keduanya pada 5 dimensi kualitas jasa yaitu (Reliabitity, daya tanggap, jaminan, Empaty dan Bukti fisik).


Kriteria Metode Servqual

  • Tangibles, Penampakan dari fasilitas fisik, peralatan, personel, dan sarana komunikasi.
  • Reliability, Kemampuan memberikan jasa secara konsisten, memuaskan, dan akurat.
  • Responsiveness, Keinginan untuk membantu pelanggan dan menyediakan jasa tepat waktu.
  • Assurance (competence, curtecy, credibility, dan security), Kompetensi dari sistem dan kredibilitas dalam menyediakan jasa secara sopan dan aman.
  • Emphaty (accessability, communication, dan understanding knowing the customer), Suatu pendekatan, kemudahan untuk mengakses, kemudahan berusaha untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Definisi dan Contoh Metode Webqual

Metode ini merupakan pengembangan dari Servqual, yang disusun oleh Parasuraman, karena menjadi salah satu metode atau teknik pengukuran kualitas website berdasarkan persepsi pengguna akhir. Instrumen penelitian pada Webqual tersebut dikembangkan dengan metode Quality Function Development (QFD). Webqual dapat digunakan untuk menganalisis kualitas beberapa website, baik website internal perusahaan (intranet) maupun website eksternal. Persepsi pengguna tersebut terdiri dari dua bagian, yaitu persepsi tentang mutu layanan yang dirasakan (aktual) dengan tingkat harapan (ideal). 

Barnes dan Vidgen (2003) melakukan penelitian dengan menggunakan WebQual untuk mengukur kualitas website yang dikelola oleh OECD (Organization for Economic Cooperation and Development). Website yang bermutu dari perspektif pengguna dapat dilihat dari tingkat persepsi layanan aktual yang tinggi dan kesenjangan persepsi aktual dengan ideal (gap) yang rendah. Model kualitas website atau WebQual tersebut pertama kali digunakan pada portal sekolah bisnis berdasarkan faktor-faktor kemudahan penggunaan, pengalaman, informasi dan komunikasi, serta integrasi (Barnes dan Vidgen, 2000). Tingkat pengukurannya banyak menggunakan sevenlikert scale.


Kriteria Metode Webqual

Webqual sudah mulai dikembangkan sejak tahun 1998 dan telah mengalami beberapa iterasi dalam penyusunan dimensi dan butir-butir pertanyaannya. Webqual 4.0 tersebut disusun berdasarkan penelitian pada tiga area yaitu :

  • Information Quality = Mutu dari isi yang terdapat pada site, pantas tidaknya informasi untuk tujuan pengguna seperti akurasi, format dan keterkaitannya.
  • Service Interaction Quality = Mutu dari interaksi pelayanan yang dialami oleh pengguna ketika mereka menyelidiki ke dalam site lebih dalam, terwujud dengan kepercayaan dan empati. Contohnya isu darikeamanan transaksi dan informasi, personalisasi dan komunikasi dengan pemilik site.
  • Usability = Mutu yang berhubungan dengan rancangan site. Contohnya penampilan, kemudahan penggunaan, navigasi dan gambaran yang disampaikan kepada pengguna.

Jumat, 02 Juli 2021

Ekonomi Digital


Kesimpulan 

Ekonomi digital adalah bentuk aktivitas ekonomi yang memanfaatkan bantuan teknologi informasi dan komunikasi. Contoh ekonomi digital ialah Gojek, Grab, OVO, Dana, Tokopedia, shopee. Perkembangan ini merupakan terobosan bagi masyarakat yang kesulitan mencari pekerjaan atau masyarakat yang tidak ingin keluar rumah. Apalagi dimasa pandemi seperti ini, diharuskan dirumah aja. Kita bisa melakukan aktivitas dengan mudah dan cepat sebab bisa memesan makanan/jasa transportasi lewat aplikasi gojek. Atau jika ingin belanja, tidak perlu ke luar rumah, karena bisa pesan melalui aplikasi, dan pesanan tersebut akan segera sampai kerumah Anda. Dari perkembangan yang sangat pesat, tentunya terdapat beberapa dampak di Indonesia yang dapat Anda rasakan, seperti :
  • Ekonomi : Transaksi yang lebih cepat, pemerataan ekonomi, integrasi data ekonomi.
  • Pendidikan : Akses pendidikan, informasi dan bahan pelajaran menjadi lebih mudah serta membuka bisnis baru untuk pelatihan dan les online.
  • Sosial : Menjadi landasan untuk melakukan pembangunan ekonomi inklusif, sehingga usaha kecil dapat berkembang.
  • Pemberdayaan SDM yang lebih baik : Hal ini diketahui dari mitra driver Gojek dan Grab yang merupakan penyandang disabilitas.
Sebagai negara yang sedang berkembang, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dari segi digital ekonomi. Ekonomi berbasis digital di Indonesia akan terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Anda bisa meniru jenis usaha digital yang ada di luar negeri tapi belum ada di Indonesia. Oleh karena itu, sebelum ikut berkecimpung dalam bidang ini pastikan Anda telah memiliki tim yang ahli dalam menangani hal tersebut.

Apa itu Ekonomi Digital? Bagaimana Perkembangannya?


Perkembangan Ekonomi Digital

Ekonomi digital di Indonesia terus mengalami perkembangan yang signifikan. Hal ini dapat diketahui dari banyaknya jumlah e-commerce. Beberapa di antaranya mampu berkembang pesat sehingga menjadi bisnis unicorn. Digitalisasi ekonomi ini ternyata menjadi peluang tersendiri untuk industri UMKM, dapat memasarkan produk dan jasanya dengan lebih mudah dan lebih luas. UMKM tersebut dapat bertahan, bahkan pada masa krisis ataupun pandemi seperti sekarang. Jadi, dengan bantuan teknologi digital banyak jumlah usaha dan bisnis yang berkembang. Hal ini tentu akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan mengurangi tingkat pengangguran. Hingga pada akhirnya hal ini akan memberikan dampak positif pada perekonomian negara. Data dari Ernst & Young, bahwa peningkatan transaksi pada e-commerce mencapai 40% per-tahunnya. Sedangkan jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 93,4 juta orang dan 71 juta di antaranya adalah pengguna smartphone. Dari dua data diatas, dapat diprediksi bahwa e-commerce dan digital ekonomi kedepan akan mengalami perkembangan yang positif. Oleh karena itu, manfaatkanlah digitalisasi ekonomi dengan baik agar kebutuhan dan usaha Anda menjadi semakin berkembang.

Definisi 

Ekonomi digital adalah segala bentuk aktivitas ekonomi yang memanfaatkan bantuan teknologi informasi dan komunikasi. Hal ini termasuk kepada transaksi jual beli, marketing, dan lainnya yang dapat mempengaruhi perekonomian. Digitalisasi ekonomi ini merupakan suatu terobosan yang baik. Karena dapat menghindari kasus pencurian dan pencopetan dengan transaksi cashless, proses transaksi dapat berjalan lebih lancar, cepat dan aman. Namun, ekonomi berbasis digital membutuhkan berbagai perangkat keamanan agar tidak mudah diretas oleh hacker. 

Contoh Ekonomi Digital

  • Bidang Transportasi (Gojek, Grab, J&T, JNE)
Tentu sudah tidak asing lagi dengan Grab dan Gojek, sebagai salah satu startup yang berkembang dengan cepat melalui pelayanan transportasi. Gojek ini memberikan dampak ekonomi yang baik bagi para driver sehingga pemerataan ekonomi masyarakat Indonesia semakin baik, Dapat mempermudah aktivitas masyarakat juga. Selain itu, ada J&T atau JNE memberikan dampak baik pula bagi kurir paket, jika pembeli melakukan pembayaran COD, terkadang kurir tersebut diberi uang lebih dari pembeli. 

  • E-Wallet (Gopay, OVO, Dana, Link Aja)
E-wallet merupakan salah satu aplikasi yang banyak digunakan warga negara Indonesia. Karena teknologi ini bisa memudahkan transaksi yang ada. Oleh karena itu, perkembangan e-wallet ini semakin baik dari waktu ke waktu sehingga menyerap banyak tenaga kerja. Selain itu, ada juga aplikasi penghasil uang dari membaca berita seperti Cashzine, menonton video seperti tiktok, SnackVideo, setelah dikumpulkan koinnya bisa ditarik melalui e-wallet seperti dana. Aplikasi tersebut juga sangat membantu perekonomian dimasa pandemi ini.

  • E-commerce (Tokopedia, Shopee, Lazada, dll)
E-commerce juga salah satu contoh dari digitalisasi ekonomi yang banyak digunakan di Indonesia. Bahkan, beberapa e-commerce mampu berkembang pesat dan memiliki market sendiri. Bertahan dibidang ini tidaklah mudah. Oleh karena itu, mereka bersaing dengan cara memberi diskon setiap bulannya, atau mendatangkan idol kpop yang digemari anak muda, agar tetap bertahan dimasa pandemi seperti sekarang. 

Perbedaan antara Toko Online dan Market Place

Belanja online ialah kegiatan yang sangat diminati masyarakat, karena dirasa memberikan kemudahan dalam bertransaksi dimanapun dan kapanpun. Pembeli dapat memesan sebuah produk melalui website dan produk tersebut langsung dikirim. Website penyedia layanan jual-beli online biasa disebut online shop namun ada beberapa yang menyebutnya dengan marketplace. Lalu apa perbedaan keduanya ? mari kita bahas satu per satu.
  • Online shop 
Toko-toko yang berada pada lingkup marketplace. Melalui toko, penjual dapat mengatur tokonya sendiri mulai dari nama toko, deskripsi, produk yang dijual, ketentuan yang berlaku, dan pengaturan ongkos kirim. Satu akun toko dimiliki oleh satu penjual yang dapat mengatur pemesanan, pengelolaan barang, mengatur strategi penjualan dan pemasaran produk. Melalui toko online ini, penjual dan pembeli saling bertemu. Pembeli dapat mengakses toko online sesuai dengan barang yang mereka cari lalu melakukan pemesanan dan pembelian.
  • Marketplace
Ruang yang menghubungkan antara penjual dan pembeli dimana didalamnya terdapat toko yang dimiliki oleh penjual. Secara garis besar tujuan marketplace adalah mewadahi para pembisnis kecil maupun besar untuk membangun bisnisnya melalui marketplace. Biasanya sebuah marketplace dilengkapi dengan fasilitas yang memudahkan penggunanya seperti sistem pembayaran otomatis, tutorial & fitur khusus untuk mempermudah penjual untuk mengembangkan bisnisnya. Jenis produk yang dijual di marketplace sangat beragam mulai dari barang bekas hingga makanan. Contoh marketplace yang terkenal di Indonesia adalah Shopee, Tokopedia. Secara umum marketplace menggratiskan pembuatan akun toko online bagi para penjual kecuali jika ingin mendapatkan fitur ekstra yang disediakan untuk kebutuhan promosi atau pemasaran produk lebih luas.


Sumber : 

https://qwords.com/blog/ekonomi-digital/

https://www.resellerdropship.com/blog/perbedaan-online-shop-marketplace-dan-e-commerce

Kamis, 24 Juni 2021

Web Archiving

 

Kesimpulan 

Web pengarsipan (Archiving) adalah proses pengumpulan bagian dari World Wide Web untuk memastikan informasi tersebut diawetkan dalam arsip bagi para peneliti di masa depan, serta berusaha untuk memelihara arsip dari seluruh Web. Salah satu cara Kerja web ini ialah Remote Harvesting, melakukan proses pengumpulan halaman web. Setelah disimpan dalam format standar, konten yang diarsipkan dapat tersedia untuk diakses menggunakan single access system. Transactional archiving, mengumpulkan transaksi yang berlangsung antar web server dan web browser. Sistem yang digunakan beroperasi dengan memeriksa setiap permintaan HTTP dan respon dari web server, menyaring setiap aktifitas untuk menghilangkan konten yang duplikat, secara permanen disimpan sebagai bitstreams.

Beberapa Metode Pengumpulan sebagai berikut : 
  • Panen Jarak Jauh untuk mengotomatisasi proses pengumpulan halaman web. Contoh web crawler yang digunakan untuk web pengarsipan meliputi : Heritrix, HTTrack, Wget, On-demand.
  • Arsip dapat digunakan sebagai bukti hukum (Smarsh Web Pengarsipan) dirancang untuk menangkap, memelihara dan menciptakan kembali pengalaman web seperti ada setiap saat dalam waktu untuk kewajiban kepatuhan e-discovery dan peraturan.
  • Database pengarsipan mengacu pada metode untuk pengarsipan konten mendasari database-driven website. 
Web arsip, mengandalkan web sebagai sarana utama mereka mengumpulkan, dipengaruhi oleh kesulitan merangkak web. Protokol pengecualian robot meminta crawler tidak dapat mengakses bagian dari sebuah situs web. Sebagian dari sebuah situs mungkin tersembunyi di dalam Web. Namun, penting untuk dicatat bahwa web arsip format asli yaitu, web dibrowser penuh, dengan link bekerja, media, hanya mungkin menggunakan teknologi crawler.

Sebuah alat untuk Kurasi Web oleh Konsorsium Pelestarian Internet International :
  • Situs resmi
  • Mengumpulkan aset Web NutchWAX
  • Pencarian Web arsip koleksi Wayback (Sumber Wayback Machine Terbuka)
  • Pencarian dan navigasi koleksi arsip Web menggunakan NutchWax Web Kurator Alat
  • Seleksi dan Pengelolaan Koleksi Web

Peralatan terbuka untuk memanipulasi Web Arsip :
  • WARC Tools untuk membuat, membaca, memanipulasi, web arsip pemrograman pencarian, mengindeks dan mencari teks lengkap dan metadata dalam web arsip.

    Mengenal tentang Definisi dan Cara Kerja Web Archiving

     

    Apa itu Web Archiving

    Proses mengumpulkan bagian dari WWW dan memastikan koleksi tersebut diawetkan dalam suatu arsip, misalnya situs arsip, untuk diakses peneliti, sejarawan, dan masyarakat umum pada masa datang. Organisasi pengarsip web terbesar yang menggunakan ancangan perangkat web ini adalah Internet Archive yang berupaya memelihara arsip dari seluruh Web. Perangkat lunak dan layanan komersial juga tersedia bagi organisasi yang ingin mengarsipkan konten web mereka untuk berbagai keperluan. Arsiparis web umumnya mengumpulkan berbagai jenis konten web termasuk halaman HTML Web, style sheet, JavaScript, gambar, dan video. Juga menggunakan archive metadata untuk sumber daya yang dikumpulkan seperti access time, MIME type, dan content length. Metadata ini berguna dalam menjaga keaslian dan asal dari koleksi arsip.


    Cara Kerja Web Archiving

    • Remote Harvesting = Metode yang digunakan web crawler secara otomatis melakukan proses pengumpulan halaman web. Contohnya seperti : Heritrix, HTTrack, Wget.
    • On-Demand = Menggunakan teknik web crawling. Contohnya seperti : Aleph Archives, archive.is, Archive-It, Archivethe.net, Compliance WatchDog by SiteQuest Technologies, freezePAGE snapshots, Hanzo Archives, Iterasi, Nextpoint, Patrina, PageFreezer, Reed Archives, Smarsh Web Archiving, The Web Archiving Service, webEchoFS, WebCite, Website-Archive.com
    • Database Archiving = Metode arsip konten database-driven websites. Hal ini biasanya memerlukan ekstraksi konten database ke standard schema, sering menggunakan XML. Setelah disimpan dalam format standar, konten yang diarsipkan dapat tersedia untuk diakses menggunakan single access system. Motode ini digunakan pada DeepArc dan Xinq yang dikembangkan oleh Bibliothèque nationale de France dan National Library of Australia.
    • Transactional archiving = Mengumpulkan transaksi yang berlangsung antar web server dan web browser. Hal ini digunakan untuk menjamin keaslian dari isi suatu website. Sistem yang digunakan biasanya beroperasi dengan memeriksa setiap permintaan HTTP dan respon dari web server, menyaring setiap aktifitas untuk menghilangkan konten yang duplikat, secara permanen disimpan sebagai bitstreams. Sistem tersebut membutuhkan instalasi perangkat lunak pada web server, karena hal itu, metode ini tidak dapat mengumpulkan konten dari remote website. 

    Quantum Computing

    Sebutkan dan jelaskan Konsep Quantum Computation! Quantum Computation adalah paradigma komputasi yang menggunakan prinsip-prinsip fisika ku...